BREAKING NEWS

From our Blog

Sabtu, 03 Januari 2015

Asal Usul Desa Kebarepan

Pada Abad ke- 14 yang  sekarang nama Desa Kebarepan adalah salah satu bagian dari wilayah yang bernama Blok Sikalong yang merupakan daerah yang sangat subur diantara blok-blok yang lain. Selain dialiri oleh sungai Pulosari yang dapat mengairi beberapa perkebunan, pertanian dan perikanan, juga letaknya strategis, tanahnya datar dibawah jalan raya Deanles yang memotong wilayah ini, airnya tetap mengalir walaupun kemarau.

Petuah Syekh Sayrif Hidayatullah (Sunan Gunung Jati)


1. Ingsun titip tajug lan fakir miskin                 
   (Aku titip tajug dan fakir miskin)

2. Yen sembahyang kungsi pucuke panah         
   (Jika shalat harus khusuk dan tawadhu seperti anak  panah yang menancap kuat)

3. Yen puasa den kungsi tetaling gundewa                     
    (Jika puasa harus kuat seperti tali panah)

4. Ibadah kang tetep                                                       
    (Ibadah harus terus menerus)

KAMUS BAHASA CIREBON

A
abang merah. bahasa halus abrit.
abrit (bahasa halus) merah. lihat: abang.
adoh jauh. bahasa halus tebih.
ageng (bahasa halus) besar. lihat gede.
ajeng (bahasa halus) 1. akan. 2. depan. lihat arep.
akeh banyak. bahasa halus katah.
alit (bahasa halus) kecil. lihat cilik.
ambir supaya. bahasa halus supadon.
ana ada. bahasa halus wonten.
andap (bahasa halus) bawah. lihat isor.
angsal (bahasa halus) dapat. lihat olih.
arep 1. akan. 2. depan. bahasa halus ajeng.
awan siang-siang.
awis (bahasa halus) mahal. lihat larang


Panembahan Ratu


Pangeran Panembahan Ratu memegang kekuasaan di Carbon setelah Maulana Fadillah Khan kakeknya wafat pada tahun 1570 Masehi. Ketika Pangeran Mas dinobatkan sebagai penguasa di Carbon bukan sebagai Susuhunan seperti Sunan Gunugn Jati tetapi sebagai Panembahan Ratu. Ketika Pangeran Panembahan Ratu Berkunjung ke Ghiri Sembung dalam iring-iringan dan para menteri dalam upacara itu terganggu  karena di depan Lawang Seketheng telah dihadang oleh Ki Datuk Pardhun yaitu murid Syekh Lemahabang, ia ingin melakukan balas dendam atas kematian gurunya kepada Sunan Gunung Jati dahulu. Di tengah  perjalanan para prajurit berperang melawan Ki Datuk Pardhun yang sangat sakti, pertempuran tersebut sangat seru lalu Ki Datuk Pardhun menyerang Panembahan Ratu, dan akhirnya Ki Datuk Pardhun tewas tertusuk oleh keris Panembahan Ratu, lalu mayatnya dimakamkan. Upacara berjalan terus menuju Ghiri Sembung dan tersebutlah bahwa makam Ki Datuk Pardhun dimakamkan di suatu tempat tetapi tiba-tiba kembali ke tempat dia terbunuh, berkali-kali dibawa dan dikuburkan kembali hingga akhirnya Ki Datuk Pardhun dimakamkan di tempat ia terbunuh.

Minggu, 30 November 2014

ASAL USUL DESA PURWAWINANGUN

ASAL USUL DESA PURWAWINANGUN

ASAL USUL DESA PURWAWINANGUN - Kira-kira 3 km di sebelah utara pengguron Agama Islam Puser Bhumi Setana Gunung Jati terdapat Pasar Celancang yang padat dengan para pedagang dan pembeli dari bebereapa desa yang berada di wilayah kecematan Kapetakan, Kecamatan Cirebon Utara dan Kecamatan Weru. Dilewati jalur jalan raya Cirebon – Indramayu dan angkutan pedesaan Celancang – Plered.
 
Copyright © 2015 Kabupaten Cirebon
Modif By Ari Saeful Bahri